Kegiatan Temu Usaha / Match Making tahun 2026
Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kembali menggelar kegiatan Temu Usaha/Matchmaking antara pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan pelaku usaha Besar/Retail pada Senin (27/7/2026) di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar.
Bapak Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, mewakili Walikota Denpasar secara resmi membuka kegiatan ini yang ditandai dengan pemukulan gong, Bapak Wakil Walikota mengapresiasi kegiatan Temu Usaha/Matchmaking yang sudah ke-6 (ke-enam) kali diadakan oleh Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kota Denpasar, dengan tema
“MELALUI TEMU USAHA/MATCHMAKING KITA PERKUAT KEMITRAAN UMKM DENGAN DUNIA USAHA UNTUK MENDORONG INVESTASI YANG INKLUSIF DAN BERKELANJUTAN DI KOTA DENPASAR”.
“Dari tema yang kita usung hari ini sangat relevan dengan arah pembangunan kota denpasar tema tersebut mengandung makna bahwa investasi tidak hanya diukur dari besarnya nilai modal yang masuk, tetapi juga dari sejauh mana investasi tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, membuka lapangan kerja, meningkatkan daya saing daerah, serta memperkuat pelaku UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah khususnya di Kota Denpasar.
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, dalam sambutan yang dibacakan Bapak Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para narasumber dan peserta yang hadir. Ditegaskan pentingnya kolaborasi dan jejaring usaha sebagai fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Lebih lanjut dijelaskan, meskipun Kota Denpasar memiliki keterbatasan lahan, namun kaya akan potensi kreatif dan sumber daya manusia yang produktif. Oleh karena itu, pemberdayaan UMKM menjadi prioritas dalam strategi pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.
Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk terus menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan perizinan, peningkatan kualitas pelayanan publik, pemanfaatan teknologi digital, serta kepastian hukum bagi para pelaku usaha. Namun demikian keberhasilan investasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Melalui forum ini, saya berharap akan lahir berbagai peluang kerjasama konkret, baik dalam bentuk kemitraan usaha, pengembangan produk lokal, akses pembiayaan, alih teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, maupun perluasan akses pasar. dengan demikian investasi yang hadir benar-benar memberikan nilai tambah bagi perekonomian di Kota Denpasar secara berkelanjutan.
Bapak Walikota Denpasar juga menyampaikan dengan tegas mengajak seluruh investor untuk melihat Kota Denpasar bukan hanya sebagai pusat perdagangan dan jasa, tetapi juga sebagai kota kreatif yang memiliki potensi besar di bidang ekonomi kreatif, pariwisata, kuliner, kerajinan, ekonomi digital, serta berbagai sektor unggulan lainnya.
Sementara kepada para pelaku UMKM, saya mengajak untuk terus meningkatkan kualitas produk, inovasi, tata kelola usaha, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan pasar agar mampu menjadi mitra strategis bagi dunia usaha.
Pemkot juga menekankan bahwa pelayanan perizinan dan kemudahan berusaha menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Denpasar. Inovasi dalam pelayanan publik terus didorong agar masyarakat mendapatkan layanan yang pasti, cepat, mudah, murah, transparan, akuntabel, dan berkeadilan khususnya dalam rangka percepatan investasi daerah.
Kepala Dinas DPMPTSP Kota Denpasar, Ida Bagus Benny Pidada Rurus, ST, dalam laporannya menyampaikan sebanyak 30 pelaku usaha dari berbagai sektor turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Mereka difasilitasi untuk menjalin kemitraan langsung dengan pelaku usaha ritel besar seperti Arta Sedana dan Karya Sari Sesetan. Dalam forum ini, melibatkan empat narasumber utama yang memberikan motivasi dan strategi pengembangan usaha bagi peserta yakni dari
1. Owner Karya Sari Sesetan Dony Handris Prasetya
2. Ketua Asia Small Business Federation (ASBF) Anak Agung Bagus Magha Sambhara
3. BPD Bali Cabang Ubung Denpasar Kadek Wulan Dwi Cahyani
4. Dr. Ida Ayu Maharatni, S.Psi., M.Si
"Melalui sinergi dan kolaborasi antara UMKM dan pelaku usaha besar, kami berharap tercipta kemitraan yang berkelanjutan yang mampu membuka akses pasar, meningkatkan kapasitas produksi, serta menciptakan lapangan kerja baru," ujar perwakilan panitia dalam sambutannya. (*)
#DinasPenanamanModal #KotaDenpasar #DenpasarMaju #UMKMDenpasar #PameranPromosi #InvestasiDenpasar #DenpasarKeBandung #UMKMNaikKelas #PelayananPublik #PromosiInvestasi




